Widget HTML Atas

5 Alasan Mengapa Kita Harus Hidup Sederhana





5 Alasan Mengapa Kita Harus Hidup Sederhana.- Hidup Sederhana adalah pilihan. Orang yang memilih hidup sederhana bukan berarti hidupnya pas-pasan. Bukan pula karena hidupnya miskin, serba kekurangan lalu beralasan ingin hidup sederhana. Bukan itu, tetapi hidup sederhana adalah sikap yang dipilih oleh yang seseorang karena alasan tertentu. Boleh jadi seseorang berlimpah harta, hidup dalam kemewahan, tetapi ia lebih memilih hidup sederhana. 

Seseorang boleh hidup kaya, karena yang sederhana adalah sikapnya. Sepakat?

Lalu, apa sebenarnya yang maksud hidup sederhana?


Hidup sederhana ada sikap atau gaya hidup. Arti gaya hidup sederhana menurut Wikipedia adalah perasaan puas dan cukup terhadap apa yang dibutuhkan, bukan apa yang diinginkan.

Jadi hidup sederhana adalah hidup berbasis kebutuhan. Setiap orang bisa jadi memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Jika yang dibutuhkan sudah terpenuhi selebihnya adalah keinginan. Keinginan biasanya bersifat sementara, cenderung menyimpang dari tujuan, dan dipengaruhi hawa nafsu.

Hidup sederhana adalah bagaimana 'menghilangkan kelebihan' yang ada dalam hidup kita agar memiliki lebih banyak waktu, uang, dan energi untuk hal-hal yang lebih penting dan bermanfaat.

Contoh kecil, barang berupa smartphone saat ini sudah menjadi kebutuhan setiap orang. Karena yang dibutuhkan hanya untuk komunikasi, Si A memutuskan menggunakan satu smartphone saja. Padahal sebenarnya ia bisa membeli smartphone lebih dari satu dengan spesifikasi lebih tinggi dan lebih lengkap. Tetapi ia memilih smartphone yang sederhana saja sesuai kebutuhan.

Mengapa memilih Gaya Hidup Sederhana?


Hidup sederhana dalam bahasa inggris adalah simple living. Antonim kata sederhana atau simpel adalah rumit atau kompleks. Nah, salah satu alasan memilih gaya hidup sederhana sebenarnya adalah menginginkan keluar dari kehidupan yang rumit dan kompleks menuju hidup yang mudah, sederhana, dan damai.

Selain itu ada beberapa alasan penting yang bisa dijadikan sederhana sebagai gaya hidup. Mari kita renungkan !

1. Lebih banyak waktu.



Memiliki barang atau benda lebih dari satu tentu lebih rumit mengurus dan merawatnya. Waktu dan perhatian juga lebih banyak tersita, apalagi barang-barang tersebut diam dan tidak dibutuhkan.

Dengan menghilangkan kelebihan barang yang tidak dibutuhkan bisa jadi akan memberikan banyak waktu. Bukan hanya waktu, tetapi juga uang, energy dan sumber daya lain. Yang semuanya bisa dialihkan untuk hal-hal yang lebih penting dan bermanfaat untuk orang lain. Misalnya untuk anak, keluarga, sahabat, atau orang lain di sekitar kita.

Punya barang atau benda yang berlebih dan ‘gak kepake’ ? sedekahin aja. Hitung-hitung buat tabungan akhirat dan agar hidup semakin berkah.

2. Lebih tenang dan bisa menikmati hidup



Kebahagiaan tidak terletak pada kemewahan, tetapi dalam kesederhanaan. Tidak sedikit orang ingin terlihat bahagia, kemudian memilih gaya hidup serba ‘wah’. Bagaimanapun cara mendapatkannya. Dengan cara yang rumit sekalipun. Dan akhirnya berujung kepada kerumitan-kerumitan hidup.

Dengan gaya hidup sederhana akan mengurangi semua kerumitan, kecemasan dan pikiran negatif. Dengan hidup sederhana tidak ada kebencian, kemarahan, nafsu yang berlebihan dan juga tekanan. Hidup yang apa adanya menjadi lebih damai.

3. Lebih Hemat dan Tidak Pemborosan



Dengan menerapkan gaya hidup sederhana akan menyebabkan penghematan. Penghematan dalam segala hal. Hemat dan cermat dalam mengunakan uang, barang, waktu, energy, dan pikiran. Dengan prinsip menyesuaikan kebutuhan dan kemanfaatan dan skala prioritas.

Pola hidup hemat akan membawa kehidupan lebih baik. Tertata dalam segala hal. Lebih bijak dalam mengambil keputusan. Serta mengajarkan lebih bijak dalam mengelola hidup. Uang, barang, waktu, tenaga dan pikiran hanya dihabiskan untuk sesuatu yang penting dan bermanfaat.
  

4. Lebih Sehat



Gaya hidup sederhana tidak hanya menjadikan lebih hemat tetapi juga lebih sehat. Sehat badan dan pikiran. Badan lebih sehat dan pikiran lebih cemerlang.

Gaya hidup sederhana akan lebih banyak waktu untuk olahraga. Pola makan teratur. Pola tidur dan istirahat tercukupi. Pola hidup sehat menjadi prioritas. Sehingga secara otomatis seseorang tidak akan mudah sakit.

Pikiran juga selalu fresh. Karena pikiran tidak tertekan, tidak ‘ngoyo’, pikiran tidak kalut dan rumit, serta tidak banyak pikiran yang menyebabkan stress. Ingat, menurut penelitian, penyebab munculnya penyakit sebagian besar dipengaruhi oleh pikiran.

5. Meneladani Gaya Hidup Rasulullah.



Gaya hidup sederhana bukan hanya sebuah lifestyle. Tetapi gaya hidup sederhana sudah dicontohkan oleh nabi Muhammad SAW dalam kehidupannya. Sehingga dengan meneladani sikap hidup sederhana berarti kita telah berusaha meneladani kehidupannya.

Nabi Muhammad SAW adalah seorang nabi yang kaya raya. Akan tetapi Rasulullah memilih gaya hidup sederhana dan mementingkan orang lain. Dalam bentuk infaq, sedekah, dan membantu fakir miskin.

Beberapa riwayat menjelaskan bahwa Rasulullah adalah seorang pedagang yang bekerja keras sehingga memiliki harta yang banyak. Jumlah kekayaannya tidak terhitung detailnya namun ketika nabi menikah dengan Khadijah, memberikan mahar pernikahannya berupa 20 ekor unta dan 12 ons emas. Di riwayat yg lain nabi juga pernah berinfaq sebanyak 1500 ekor unta kepada orang-orang bani Qurays setelah perang Hunain.

Terkait jalan kesederhanaan Rasulullah, banyak riwayat yang menjelaskannya. Bahwa meskipun Rasulullah sudah memiliki kekuasaan, harta yang melimpah, tetapi Rasulullah tidak menumpuk harta dan bahkan sepeninggalnya beliau juga tidak meninggalkan warisan.

Diriwayatkan dari Aisyah, berkata :

Fathimah dan Al Abbas 'alaihissalam datang kepada Abu Bakar (sepeninggal Nabi). Kemudian keduannya menanyakan mengenai jatah warisan Rasulullah SAW, yaitu sebidang tanah di Fadak dan juga di Khaibar. Maka Abu Bakar berkata : aku mendengar Rasulullah SAW bersabda : "Aku tidak mewariskan harta, apa yang aku tinggalkan itu untuk sedekah". Namun keluarga Muhammad makan dari harta ini (ketika Nabi masih hidup) (HR. Bukhari No. 9774)

Demikian Rasul mencontohkan kesederhanaan hidup. Bagi Rasulullah, akhirat adalah tujuan beliau, bukan dunia. Maka beliau tidak ada keinginan untuk memperbanyak dunia dan bermewah-mewah didalamnya.

Semoga kita bisa memilih kesederhanaan sebagai gaya hidup. Belajar meneladani kesederhaan Rasulullah dan semoga kita mendapatkan kemuliaan hidup, baik di dunia maupun kelak di akhirat.

Referensi :
- HR. Bukhari No. 9774 di http://carihadis.com/Mushannaf_Abdurrazzaq/10575
- Image source : pixabay.com

33 comments for "5 Alasan Mengapa Kita Harus Hidup Sederhana"

  1. Memang benar hidup itu harus sederhana dan tidak terlalu banyak bergaya agar nantinya bisa menjalani apa adanya.. apalagi menikmati dengan tenang tanpa adanya permasalahan

    ReplyDelete
  2. Benar sekali hidup sederhana jauh lebih menyenangkan. Pikiran lebih tenang karena tidak banyak beban. Tidak perlu menyimpan barang yang tidak digunakan jadi ruangan dirumah lebih lapang. Hidup sederhana akan membuat kita lebih bahagia. .

    ReplyDelete
  3. Hidup sederhana memang harus banget selalu diterapkan ya k, karena kesederhanaan ga buat kita pusing kepala mengikuti orang lain yang selalu ingin merasa lebih dari yang lain. Ga ada habisnya juga kalau diikutin. Yang penting sederhana apa adanya dan selalu bersyukur. Ini yang juga selalu saya terapkan dalam hidup.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya, selalu bersyukur dengan apa yang dimiliki. bersabar dengan sesuatu yg belum terwujud. insyaAllah bahagia

      Delete
  4. hidup sederhana itu memang sangat penting banget ya ka. Selain itu juga banyak manfaatnya :)
    Terima kasih udkah diingatkan ya ka :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul kak, sebetulnya mengingatkan diri sendiri juga

      Delete
  5. Aamiin. Ssbaik2 teladan memang pada Rasulullah. Sederhana memang jalan tengah, yang bikin hidup kita tentram. Ngga dikejar2 waktu, yang penting semua kebutuhan mencukupi.

    ReplyDelete
  6. No 5 mantap Kak. Sederhana harus diterapkan ya Kak.

    ReplyDelete
  7. Saya sependapat banget, karena hidup jadi lebih tenang. Dan tidak kaget terlebih dengan badai pandemi skrng mungkin orang yang tidak pernah hidup sederhana akan kaget

    ReplyDelete
  8. Ini masih PR saya banget, lagi belajar decluttering. Tulisan ini menampar dan mengingatkan berkali-kali agar tidak hidup berlebih-lebihan.

    ReplyDelete
  9. bener nih mbak apalagi pas di tengah pandemi dan ramadhan begini membuat kita berpikir keras untuk lebih sederhaana

    ReplyDelete
  10. Reminder ini...kadang lingkungan dan media sosial membuat kederhanaan ini makin luntur. Padahal Rasulullah sudah meneladankan pola hidup ini. Duh, semoga bisa!

    ReplyDelete
  11. Bener banget, membiasakan hidup sederhana memang penting..

    ReplyDelete
  12. membacanya jadi menceklist apa yang udah kulakukan. karena hidup sederhana dan bahagia adalah cita-citaku kak, walaupun sudah sukses tetapi hidup tetaplah harus sederhana

    ReplyDelete
  13. segala sesuatu yg sederhana itu ringan untuk dijlankan karena tidak butuh tolok ukur dari orang lain. sederhana saja secukupnya dan kita nyaman menjalankan-nya.

    ReplyDelete
  14. A simple life. as simple as me.

    ReplyDelete
  15. Sederhana lebih baik. Ga banyak beban. Meski kadang tergoda juga dengan beli barang nyicil hehe

    ReplyDelete
  16. Saya juga sedang latihan hidup sederhana. Termasuk salah satunya engga ekspektasi terlalu tinggi terhadap banyak hal. Terkesan mudah ya, tp beberapa orang mungkin merasa agak berat huhu

    ReplyDelete
  17. Yap, hidup sederhana jauh lebih menenangkan. Belanja seperlunya, miliki barang sesuai kebutuhan buka sesuai keinginan.

    ReplyDelete
  18. Jangankan hidup sederhana, pemikiran sederhana aja bisa bikin hidup kita tenang. Insya Allah, semakin sederhana hidup kita, semakin cepat kita dinisab di akhirat nanti.

    ReplyDelete
  19. Bener sekali kak, hidup sederhana harus diterapkan apalagi situasi seperti saat ini. Hidup sederhana yang diajarkan Rasulullah patut diterapkan karena yang pertama ditanyakan dikemanakan harta yang kita miliki wahh serem banget tuh.

    ReplyDelete
  20. Aamiin... hidup sederhana ini memang membuat hati jadi lebih tenang.
    Tapi jaman sekarang, banyak yang kebalikannya, sebenarnya nggak punya, tapi demi bergaya, dibela-belain beli barang dengan cara berhutang

    ReplyDelete
  21. Hidup Sederhana lebih baik dimana sekarang kita menghadapi pandemi globaal.semuanya harus dipikirkan

    ReplyDelete
  22. Contoh terbaik memang adalah Rasulullah SAW, bagaimana saat beliau punya kelebihan namun memillih hidup dalam kesederhanaan. Itu adalah pengajaran yang sangat baik tentang bagaimana agar harta tak melekat di hati, namun di tangan saja

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepakat ! letakkan harta cukup di tanganmu, jangan di hatimu.

      Delete
  23. Hidup sederhana bagi keluarga kami, adalah hidup sehat yang murah. Artinya ya memberi batas puas pada diri pada ambang batas kenyamanan level agak bawah.

    Hasilnya, pikiran tenang karena nggak dikejar cicilan yang serem jumlahnya.

    ReplyDelete
  24. Kalo saya hidup sederhana gak perlu alasan, soalnya emang kondisinya yang mengharuskan hehe tapi pada akhirnya banyak bersyukur, karena dengan begitu tingkatan stress berkurang drastis karena gak banyak keinginan sejak dalam pikiran.

    ReplyDelete
  25. Eh tapi sederhana juga kadang bukan masalah mahal dan murah sih. Kadang style sederhana juga mahal. Seperyi kaosnya Mark yang punya Facebook.

    ReplyDelete
  26. Saya setuju banget dengan artikel ini...
    Insyaallah saya dan keluarga mengusung hidup sederhana, lha wong kondisinya memang sederhana, hahaha... Tapi syukurlah nggak kepingin punya life style yang glamor... karena pasti banyak modalnya tuh...

    ReplyDelete
  27. Yup mbak, hidup sederhana itu memang pilihan. Kalo saya memang lebih suka hidup sederhana karena nggak ribet pun hidup lebih tenang dan damai.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak yang positif. Salam blogger!

Berlangganan via Email