Widget HTML Atas

4 Perkara yang Patut Direnungkan Setiap Saat



Perkara yang perlu direnungkan

Setiap momen pergantian tahun ada sesuatu yang patut dipikirkan. Bagaimana memberikan makna yang lebih dalam dan substantif dari pergantian tahun. Yaitu dengan merenung, bermuhasabah, atau mengevaluasi diri. Tentang hakikat keberadaan manusia di dunia, tentang waktu yang terus berganti, tentang umur yang terus bertambah, tentang produktivitas dan kemanfaatan dengan sesama, tentang hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan Allah SWT, dan lain sebagainya. Evaluasi diri untuk urusan dunia dan juga urusan akhirat.

Setiap momen pergantian tahun, saya ingin selalu mengingat pesan Rasulullah ini, Rasulullah bersabda: "Tidak akan bergeser kedua telapak kedua kaki seorang hamba di hari kiamat sehingga ditanya dengan empat macam, yaitu: Tentang umurnya habis digunakan untuk apa, jasadnya rusak digunakan untuk apa, ilmunya bagaimana mengamalkannya, hartanya dari mana mencari dan kemana membelanjakannya." (HR. Ibn Hibban dan Tirmidzi)

Rasanya saya belum melakukan apa-apa dan belum seberapa jika membaca pesan ini. Bagaimana Nabi mengingatkan kita dan sekaligus mempertanyakan keberadaan kita di dunia. Tentang umur, jasad, ilmu dan amal, dan juga harta yang telah diberikan oleh Allah kepada kita. Hingga hari ini apa yang sudah kita perbuat untuk semuanya itu.

4 Perkara yang Patut Direnungkan Setiap Momen Pergantian Tahun

Pelajaran yang bisa kita petik dari hadits di atas adalah bahwa besok di hari hisab, seseorang tidak bergerak dari tempat tinggalnya sampai ditanyakan empat perkara. 

Pertama, tentang umurnya. 

Sejak baligh digunakan untuk apa sampai mati, bila digunakan untuk melaksanakan apa yang diwajibkan oleh Allah dan menjauhi apa yang diharamkanNya maka sungguh ia telah selamat, bila tidak, ia akan mengalami kehancuran.

Kedua, tentang jasad/badan. 

Bila digunakan untuk taat kepada Allah, sungguh ia telah mendapatkan kebahagian dan kesuksesan bersama orang-orang yang sukses tetapi bila digunakan untuk maksiat kepada Allah maka sungguh termasuk orang yang rugi dan gagal.

Ketiga, tentang ilmunya. 

Apa yang diamalkan atau ditanya, apakah kamu belajar ilmu agama yang Allah telah wajibkan atasmu? Ilmu agama ada dua, ilmu agama yang sangat dibutuhkan/dhoruri bila dipelajari dan diamalkan maka akan bahagia dan selamat. Bila diremehkan dan tidak diamalkan setelah dipelajarinya maka akan rugi, celaka dan hancur. Demikian juga orang yang tidak mempelajarinya termasuk dari orang yang rugi dan hancur. Dalam sebuah riwayat disebutkan : "Celakalah bagi siapa tidak mengerti, dan celakalah bagi yang mengerti kemudian tidak mengamalkan."

Keempat, tentang hartanya. 

Seseorang ditanya di hari kiamat apa yang ada ditangannya dulu didunia, bila mencari dengan jalan tidak haram maka tidak dihukum dengan syarat harta itu dibelanjakan sesuai dengan apa yang disyariatkan. Manusia dalam urusan harta ada tiga, dua celaka dan satu selamat. Yang celaka yaitu seseorang mengumpulkan harta yang haram. Kedua, seseorang mengumpulkan harta dengan cara yang halal kemudian dibelanjakan pada yang haram dan juga dibelanjakan ditempat yang halal tapi untuk riya'.

Keempat hal yang tersebut dalam hadits di atas patutlah kita renungkan. Mari kita hitung-hitung diri kita sebelum datang hari perhitungan. Ketika semuanya harus dipertanggungjawabkan. Sebelum semuanya terlambat. Saat ini kita berada di titik yang mana. Berada pada jalur yang benar atau jalur yang salah. Jika saat ini berada di jalur yang salah, saatnya kita hijrah, kembali melaju ke jalan yang benar, yang diridhoi oleh Allah SWT.

Hanya selalu memanjatkan doa, agar kita diberikan keberkahan umur, keberkahan ilmu, keberkahan harta, dan juga keberkahan hidup kita dan semoga kita kembali kepada Allah dalam keadaan husnul khotimah. Aamiin..Wallahu a’lam bishawab.

No comments for "4 Perkara yang Patut Direnungkan Setiap Saat"

Berlangganan via Email