Widget HTML Atas

Cara Aman Beli Tanah Kavling Agar Untung Berlipat-lipat

tanah kavling tuban


Cara aman beli tanah kavling agar untung berlipat-lipat. - Meskipun pada masa pandemi tidak menyurutkan orang untuk berbisnis tanah kavling. Hal ini dapat dilihat dari maraknya iklan tanah kavling di media sosial. Dari harga kavling belasan juta hingga ratusan juta. Promosinya pun bermacam-macam untuk menarik pembeli.

Nah, bagi anda yang pernah membeli tanah kavling, mungkin punya cerita suka dukanya membeli tanah kavling. Bisa jadi cerita tersebut merupakan pengalaman berharga, yang dapat dibagikan ke orang lain. Tujuannya agar menjadi pelajaran yang bermanfaat di kemudian hari.

Pengertian dan alasan orang membeli tanah kavling

Sebelum mengetahui tentang alasan orang membeli tanah kavling, ada baiknya kita tahu apa itu tanah kavling. Tanah kavling atau tanah kaveling menurut kamus Bahasa Indonesia adalah bagian tanah yang sudah dipetak-petak dengan ukuran tertentu untuk bangunan atau tempat tinggal.

Dahulu jika menyebut tanah kavling ukuran standar minimalnya adalah 200m2 atau 10 x 20 meter. Namun seiring perkembangan, tanah kavling sekarang banyak yang memiliki ukuran di bawah 200m2.

Kembali lagi, mengapa orang membeli tanah kavling? Alasan seseorang membeli tanah kavling tentu tidak lepas dari tujuannya. Tiga alasan di bawah ini bisa jadi menjadi tujuannya.

1. Untuk tempat tinggal

Orang memutuskan membeli tanah kavling pada umumnya digunakan sebagai tempat tinggal. Membeli tanah untuk untuk dibangun rumah tinggal. Alasannya mungkin karena harga terjangkau. Memang biasanya tanah yang sudah dipetak-petak memiliki harga yang terjangkau dibanding tanah yang belum dipetak. Kalau hanya sekadar tempat tinggal, sebaiknya menunda membeli tanah yang luas. Sebaiknya uang tersebut dapat digunakan untuk membangun rumahnya.

2. Untuk investasi 

Selain sebagai tempat tinggal, alasan orang membeli tanah kavling adalah untuk investasi jangka panjang. Alasan seseorang berinvestasi dalam bentuk tanah pun bisa bermacam-macam. Bisa karena untuk diwariskan, untuk tabungan di masa tua, atau untuk menghindari pemborosan dan lain-lain. Semua alasan tersebut tujuannya adalah agar mendapatkan keuntungan lebih besar di masa yang akan datang. Karena seiring berjalannya waktu harga tanah semakin mahal.

3. Untuk bisnis

Membeli tanah kavling untuk tujuan bisnis. Bisnis jual beli tanah. Seseorang yang membeli tanah kavling dengan tujuan mengambil keuntungan jangka pendek. Membeli tanah kavling untuk dijual lagi. Tujuannya tidak lain adalah mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan jual. Biasanya dilakukan oleh para broker property.

sertifikat tanah kavling
image :sindonews[dot]com

Lalu, Bagaimana cara aman beli tanah kavling agar untung berlipat-lipat?

Alasan apapun, saya yakin bahwa dengan membeli tanah kavling itu tidak ada ruginya. Cepat atau lambat tetap memberikan keuntungan. Baik secara langsung atau tidak langsung.

Nah, agar anda mendapatkan keuntungan lebih banyak dan berlipat-lipat, anda dapat mempraktikkan tips berikut (disclaimer ) :

1. Fokus pada tujuan 

Mengapa harus fokus dengan tujuan? Ya, tujuannya membeli tanah kavling untuk apa? Apakah untuk tempat tinggal dalam waktu dekat, untuk bisnis, atau untuk investasi. Karena hal ini berkaitan dengan lokasi dan harga tanah kavling yang dipilih.

Jika untuk tempat tinggal dalam waktu dekat, sebaiknya lokasinya aman, padat penduduk, dekat perkampungan. Jika untuk bisnis dan investasi, sebaiknya mencari harga paling murah untuk dijual semahal-mahalnya (jangan serakah, sewajarnya saja, he he)


2. Anggaran dana

Berikutnya adalah bajet dana. Jangan tergoda dengan harga murah. Biasanya kalau harga di bawah rata-rata, dikhawatirkan ada sesuatu di kemudian hari. Kembali lagi ke bajet anda? Berapa bajet anda untuk membeli tanah kavling? Karena lokasi kavling menentukan harga. Semakin dekat dengan kota harga kavling semakin mahal. Tapi tidak menutup kemungkinan, jika anda sabar dan sedang beruntung, anda akan mendapatkan tanah kavling yang strategis dengan harga murah.

3. Survei lokasi dan potensi perkembangan kota.

Poin ketiga ini sangat penting. Sebelum memutuskan membeli tanah, pertimbangkan yang matang. Termasuk lokasi tanah dan potensi perkembangannya. Sebaiknya disurvey langsung. Jangan hanya melihat dari foto yang diiklankan. Cari dan gali informasi tentang area tanah kavling tersebut dari sumber-sumber lain, termasuk warga sekitar. Misalnya terkait rencana tata kota, termasuk lahan hijau atau tidak, tidak rawan banjir atau longsor, dan kemudahan akses air dan listrik.

4. Lokasi tanah kavling strategis

Yang keempat memilih kavling yang strategis. Strategis tidak hanya memiliki potensi jual tinggi. Tetapi juga lokasinya aman dan nyaman. Ciri-ciri lokasi strategis antara lain tidak rawan banjir atau longsor, akses jalan mudah, dapat dilalui kendaraan roda empat, tidak dekat makam/kuburan, dekat pemukiman, tidak terlalu jauh dari kota, jauh dari sesuatu yang membahayakan, seperti aliran listrik tegangan tinggi, pembuangan sampah, dan lain-lain. Serta dekat dengan fasilitas umum lainnya.

Saya pastikan tanah kavling dengan ciri-ciri di atas pasti lebih mahal harganya.

5. Status tanah kavling

Sebelum deal, pastikan status tanah kavlingnya. Lebih aman status SHM (sertifikat hak milik). Sehingga untuk jangka panjang masih aman. Jika masih petok D atau surat tanah lainnya (surat keterangan desa) pastikan tidak rumit untuk disertifikatkan. Apalagi statusnya masih milik banyak orang dalam satu keluarga. Biasnya agak ruwet untuk proses sertifikat. Jika ingin lebih aman mintalah jaminan kepada penjual, dengan menangguhkan pelunasan pembayaran. Pelunasan pembayaran jika sertifikat sudah di tangan.

6. Cek ukuran tanah

Mengecek luas kavling dengan mengukur secara langsung. Hal ini dilakukan untuk memastikan ukuran sesuai dengan keterangan penjual dan sesuai dengan sertifikat. Sekaligus memastikan anda tahu batas tanah kavling yang akan anda beli. Jika belum ada patok atau patoknya hilang sebaiknya melakukan pengukuran ulang bersama. Sebaiknya melibatkan pejabat BPN atau pejabat pertanahan.

7. Melakukan akad jual beli yang resmi

Setelah cocok dan melalui banyak pertimbangan, lakukan akad jual beli yang jelas dan kuat secara hukum. Karena ini terkait peralihan kepemilikan atas aset tanah, sebaiknya melibatkan notaris atau pejabat pembuat akta tanah atau pejabat pemerintah.

Demikian beberapa tips aman membeli tanah kavling agar untung berlipat. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari tanah kavling. Ada tips tambahan dari pembaca, silakan tuliskan dalam komentar. Semoga bermanfaat!

27 comments for "Cara Aman Beli Tanah Kavling Agar Untung Berlipat-lipat"

  1. Posisi tanah kavling yang berada di tempat strateging beneran ngefek pada harga ya kak. Udah otomatis tinggi kalau posisi oke, kalau enggak strategis ya harga biasa saja.

    ReplyDelete
  2. kalau beli tanah dengan harga miring dan strategis lumayan juga ya, hehe. apalagi kalau ada dananya bisa dibangun rumah cluster sekalian, udah ngalir duit lagi tuh. wah makasih sharingnya.

    ReplyDelete
  3. Kalau anak sekolah bilang "posisi menetukan prestasi" kalau urusan tanah kavling ini posisi menentukan harga ya. Makin strategis posisinya, makin mahal pula harganya

    ReplyDelete
  4. Tulisan yang sangat bermanfaat kak, semoga kita ditambahkan rejekinya sehingga bisa membeli tanah kavling untuk investasi kita ya kak.. Amin.. ~ Inova Melisa

    ReplyDelete
  5. Alhamdulillah bener banget nih Mas Masruhin cari lokasi tanah kavlingan yang strategis, pengalaman beli tanah kavling tahun 2015 lalu buat investasi, trus jika dibandingkan dengan harga tanahnya sekarang, udah naik tinggi banget. Bersyukur sekali jadinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget, pengalaman beli kavling per meter harga 300rb, belum ada 3 tahun, sudah harga 650rb/m. Alhamdulillah

      Delete
  6. Investasi di tanah ini memang ga akan pernah rugi yaa mas. Saya jadi pengen ke kampung untuk mengurus tanah warisan untuk saya. hehehe Harga tanah di tahun-tahun mendatang selalu naik soalnya ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, kalo luas kadang agak lama, tapi kalo dijual kavling lebih cepat laku

      Delete
  7. Bener banget lho, punya rumah dan kavling tuh nilai objeknya naik terus. Lebih bagus sih investasi di kapling tanah, daripada beli mobil deh...

    ReplyDelete
  8. Kalo punya uang lebih mah, menjanjikan banget kalo berinvestasi dengan tanah kavling-an.

    ReplyDelete
  9. Saya juga bli rumah kapling. Kedepan pengennya sih beli tanah kapling unt nvestasi. Moga kesampaian

    ReplyDelete
  10. memang kerasa banget kok investasi beli tanah ini, tanah yang kami beli tahun 2014 seharga 200ribuan permeter sekarang sudah hampir mendekati 1jt permeter. masyaAllah ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul kak, daripada investasi saham menurutku. Apalagi saham lagi pada banyak terjun bebas. He he

      Delete
  11. Investasi Tanah ini sangat lah untung dan ada ruginya juga. Ruginya ada suatu perusahaan property menginvestasikan tanah kita dengan nama kita yang di imingkan saham sebesar sekian persen. yaa terakhir nasi menjadi bubur, dan ada untungnya jika paham amannya tersebut.

    ReplyDelete
  12. aku sepakat kalo beli tanah itu lokasi jadi pertimbangan, karena semakin lokasinya strategi semakin mahal, dan kalo bisa daerah yang nggak banjir :) Asik dagh kalo punya duit emang investasi beli tanah kavling, harganya pasti naik.

    ReplyDelete
  13. Sekarang juga lagi berusaha untuk tanah kavling. Yg kemarin harganya masih sekian, jadi 3x lipat setelah 2 tahun. Padahal cuma 2 tahun aja. Luar biasa emang pertumbuhannya

    ReplyDelete
  14. Status tanah sebaiknya dicek juga ke kantor BPN. Setahu saya kalau pengukuran dari desa dan kelurahan setelah terjadi transaksi .. cmiiw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung jualnya kali kak, mau harga meteran atau langsung borongan. Kalo harga dihitung permeter, biasanya diukur dulu

      Delete
  15. memang ada orang yang senangnya investasi dengan beli tanah-tanah kavling gini yaa, tapi entah deh aku sih masih belum tertarik, apalagi masalah pertanahan tuh masih banyak flawnya juga, tapi untuk yang suka, bisa jadi peluang yang oke sih ini

    ReplyDelete
  16. Investasi tanah seperti ini memang yang paling menguntungkan. Karena harga gak akan mungkin turun. Namun lebih bijak lagi kalau mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan memilikinya.

    ReplyDelete
  17. baru tauu informasi ini mba. setuju banget sih, investasi tanah ini memang paling menjanjikan karena tidak mengalami dperesiasi dan harganya selalu naik tiap tahunnya

    ReplyDelete
  18. Informasi bagus banget nih kak. Saya nggak tahu sama sekali soal tanah kavling. Membaca tulisan ini jadi paham. Terima kasih kak

    ReplyDelete
  19. aku nih lagi mulai mikirin investasi di tanah, masih bayk yang dipikirin, salah satunya takut prospek kedepannya gimana

    thx tipsnya kak

    ReplyDelete
  20. Tujuan beli tanah kavling itulah yang akhirnya membuat aku dan suami memutuskan untuk gak jadi beli. Haha.
    Karena tujuan kami adalah untuk tempat tinggal 5 tahun lagi, dan dana terbatas, jadi mending beli rumah siap huni.
    Beli tanah kavling mahal, dana pembangunan rumahnya juga pasti bengkak.

    ReplyDelete
  21. Bener banget kak invest tanah kavling ini enak lho, nggak takut dicuri orang (beda dengan emas wkwk) bisa ditanami dulu kalau nggak dibuat rumah. Pokoknya invest terbaik menurutku

    ReplyDelete
  22. Iya nih, tanah cocok banget di buat investasi jangka panjang. Apalagi tanah kavling.

    ReplyDelete
  23. Yang menjadi pertimbangan saya untuk membeli tanah adalah lokasinya apakah strategis atau tidak.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak yang positif. Mohon tidak meletakkan link hidup. Salam blogger!