Widget HTML Atas

6 Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Anda Membangun Rumah

tips sebelum membangun rumah

6 Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Anda Membangun Rumah.-  Bagi anda yang ingin membangun rumah, biasanya mulai melihat-lihat model rumah yang diidamkan. Mulai dengan browsing di internet hingga melihat-lihat langsung ke lokasi-lokasi perumahan. Kemudian mulai mencoba-coba membuat denah rumah sendiri atau mengumpulkan gambar-gambar dari internet. Merancang type-type rumah yang diimpikan hingga warna cat rumah yang diinginkan. Hal ini biasa dilakukan, tentunya setelah anda selesai proses membeli tanah kavling,

Nah, sebelum anda memutuskan membangun rumah idaman, sebaiknya anda perlu mempertimbangkan beberapa hal di bawah ini agar anda dapat segera menempatinya dengan aman dan nyaman.

6 Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Anda Membangun Rumah  

1. Alasan Membangun Rumah

Membangun rumah kok pake alasan? Ya, kadang orang membangun rumah untuk dikontrakkan atau dijual, bukan untuk ditempati sendiri. 

Jika untuk ditempati sendiri, apakah akan segera ditempati atau bisa menyesuaikan kondisi. Karena dengan memiliki alasan,  anda dapat memutuskan dan mengambil langkah-langkah yang tepat berikutnya. Misalnya karena dikejar deadline, kehabisan uang untuk sewa apartemen, atau tabungan mulai menipis, maka yang dibutuhkan saat itu adalah rumah sederhana, segera bisa ditempati dan tidak menyewa. Dengan cara membeli atau membangun sendiri.

2. Anggaran Dana

Jika memutuskan membangun sendiri, anda dapat menghitung anggaran yang dibutuhkan. Berapa anggaran yang tersedia. Dengan anggaran yang tersedia anda dapat menentukan rumah yang dibutuhkan. Sebaiknya sih tidak perlu KPR jika anggaran cukup. 

Kalau anggaran belum mencukupi saat itu, saya sarankan untuk membangun rumah secara bertahap. Bertahap anggarannya dan bertahap membangunnya. Anggaran dana yang disiapkan menentukan model dan type rumah.

3. Survey Harga Material dan Tenaga

Agar anggaran tidak membengkak, maka anda perlu berhati-hati. Lakukan survey harga. Baik harga material maupun harga tenaga. Hal ini dilakukan agar estimasi dan toleransi anggaran biaya tidak meleset terlalu jauh. 

Jika pekerjaannya diborongkan anda juga perlu mengetahui kemampuan dan keahlian tenaga. Bukan tenaga tukang yang asal-asalan. Jelaskan dengan rinci kebutuhan rumah yang anda inginkan berikut harganya. Syukur-syukur tertulis, biar tidak salah faham. Dan yang terpenting lagi, tahanlah untuk tidak tergoda menambah pekerjaan di luar yang direncanakan.

4. Memprioritaskan Fasilitas Utama

Berikutnya adalah memastikan rumah yang dibangun, bisa ditempati dengan layak. Untuk bisa ditempati, rumah harus sudah terpasang listrik dan ada sumber air serta pembuangan limbah rumah tangga. Bagaimana jadinya kalau rumah sudah berdiri tetapi saluran listrik tidak ada, di kamar mandi tidak ada air, tidak ada toilet, tentu penghuninya akan kesusahan. Jadi, setidak-tidaknya rumah yang akan ditempati terdapat fasilitas utama. Seperti ruang untuk istirahat, ada listrik, ada air, ada kamar mandi dan toilet.

merencanakan denah rumah


5. Merencanakan denah dan type rumah

Untuk meminimalkan bongkar pasang ruangan dan menambah anggaran, anda perlu merencanakan denah dan type rumah. Selain itu, merencanakan denah rumah juga dapat mengatur waktu pengerjaannya atau bertahap pekerjaanya.

Merencanakan denah dengan detail agar dikemudian hari tidak ada bongkar-bongkar lagi. Misalnya penentuan titik-titik lampu, titik saklar, titik aliran air, penataan kran, sambungan untuk mesin cuci, aliran pembuangan air kotor, septic tank, dan lain-lain.

So, sebelum anda membangun rumah anda perlu merencanakan denah dan type rumah seperti apa yang anda butuhkan. 

Ingat, yang anda butuhkan bukan yang anda inginkan. He he … anda harus bisa mengukur kemampuan diri sendiri, biar anggaran tidak membengkak.

6. Rumah yang Fungsional

Yang terakhir adalah pertimbangkan bahwa rumah yang akan dibangun dapat memudahkan hidup anda. Bukan sekedar untuk tempat tidur tetapi juga berfungsi sebagai tempat yang nyaman untuk anggota keluarga yang lain dan juga sebagai tempat yang mendukung pekerjaan rumah tangga atau perkerjaan yang mendukung mata pencaharian. 

Misalnya anda seorang pedagang pakaian online, mungkin anda perlu tempat yang cukup untuk menyimpan stok barang. Misalnya anda seorang blogger atau youtuber, anda perlu ruangan yang representative untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Demikian, beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum anda membangun rumah. Semoga tulisan di atas bermanfaat. Bukan seberapa besar rumah yang dibangun, tetapi seberapa manfaat rumah yang kita tempati. Salam blogger!

10 comments for "6 Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Anda Membangun Rumah"

  1. Terima kasih atas tips yang harus aku pertimbangkan sebelum membangun rumah sebab kadang bila tidak dikonsep seperti diatas dana jadi membengkak dan malah rumah tak kunjung selesai.

    ReplyDelete
  2. Anggaran dana yang paling membuat pusing kepala. Banyak teman yang memilih kontrak gegara untuk dana membangun rumah tak mencukupi. Serba salah juga sebenarnya.

    ReplyDelete
  3. Semoga saja dalam lima tahun atau 10 tahun lagi bisa punya rumah sndiri,, baca postingan ini jadi punya pandangan untuk tipe rumah kedepannya.

    ReplyDelete
  4. Memang perlu banyak pertimbangan sebelum membangun rumah ya...Dan setuju jika bukan seberapa besar rumah yang dibangun, tetapi seberapa manfaat rumah yang kita tempati. Rumah besar jika tak membawa manfaat sia-sia ya

    ReplyDelete
  5. Bener banget, utamanya anggaran deh. Baru merencanakan denah sesuai dengan anggaran. Kalau ga, bisa-bisa membengkak tuh...

    ReplyDelete
  6. Setuju banget dengan semua tipsnya. Ini juga yang kami terapkan saat membangun rumah dulu. Membuat ruangannya menyesuaikan dengan ketersediaan dana. Karena dananya terbatas, bikin ruangan yang paling dibutuhkan dulu seperti kamar tidur, dapur dan kamar mandi

    Lainnya nyusul sesuai dananya. Tapi memang sudah dibuat perencanaannya. Jadi tinggal rapiin. Rumah bertumbuh kami menyebutnya

    ReplyDelete
  7. biasanya aku bangun rumah nanti mikirnya begini rumah udah banyak peninggalan orang tua takutnya bingung mau tinggal dimana hmm

    Cuman mikir juga bisa di kontrakin nanti atau di sewakan atau jadikan kost gitu

    ReplyDelete
  8. Jangankan membangunn rumah, merenovasi rumah pun kadang mikir juga ya mas untuk apa dan berapa dananya. Tipsnya bagus nih untuk saya yang belum punya rumah

    ReplyDelete
  9. aku kalo nanti punya rumah pengennya sih bener-bener desain rumah idaman sejak lama, jadi benar-benar diperhatikan secara estetik dan fungsionalnya, jadi pas udah jadi rasanya puas dan memang mencerminkan kita banget

    ReplyDelete
  10. Kepuasan itu pasti lebih jika kita membangun rumah sendiri, gak beli rumah jadi. Cuma ya itu, harus benar-benar teliti perhitungannya ya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak yang positif. Mohon tidak meletakkan link hidup. Salam blogger!