Widget HTML Atas

Penyebab Kerusakan Laut dan Pantai Indonesia dan Upaya Menjaganya

keindahan laut dan pantai indonesia


Penyebab Kerusakan Laut dan Pantai Indonesia dan Upaya Menjaganya.- Indonesia merupakan negara kepulauan; terdiri dari pulau-pulau yang dikelilingi oleh lautan yang luas. Terdiri dari sekitar 13.667 pulau, dengan luas daratan 1.922.570 km2 dan luas perairan lautnya mencapai 3.257.483 km2 (belum termasuk perairan ZEE). Panjang garis pantainya mencapai 81.497 km2; merupakan garis pantai terpanjang di dunia. Jika ditambah dengan Zona Ekonomi Eksekutif (ZEE) maka luas perairan Indonesia sekitar 7,9 juta km2 atau 81 % dari luas keseluruhan.

Lalu, apa hebatnya Indonesia memiliki laut yang luas?

Tentu saja hebat dan kita harus bersyukur kepada Allah SWT, karna kita bisa tinggal di Indonesia dengan seluruh kekayaan dan keindahan lautnya. Bila kita berkesempatan keliling Indonesia maka kita akan menjumpai pulau-pulau dengan keindahan laut dan pantainya. Seperti Pantai Klayar Pacitan, Pantai Sawarna Banten, Pantai Pangandaran Jawa Barat, Pantai Anyer Banten, Pantai Kuta, Gilinanggu Lombok dan lain-lain. Jika kita mampu mengelola kekayaan dan keindahannya, mampu menarik turis domestik maupun mancanegara, tentu ini akan banyak menghasilkan devisa negara yang luar biasa. Belum lagi kekayaan isi lautnya, yang barangkali kita tidak akan mampu menghitungnya. Laut menjadi sumber daya alam yang sangat potensial.


sampah di pantai

Kegiatan yang menyebabkan kerusakan laut dan pantai

1. Membuang sampah ke sungai atau laut.

Jika kita melihat pantai di sepanjang pantai utara, sampah seperti menjadi pemandangan yang samapai saat ini belum bisa dihilangkan. Terutama sampah berupa plastik. Tumpukan sampah-sampah dipinggir pantai menjadi pemandangan yang kurang sedap.

Sangat disayangkan, kekayaaan dan keindahan laut dan pantai di Indonesia tidak dibarengi dengan tingkat kesadaran dan kepedulian terhadap kelestariannya. Lautnya menjadi tidak terurus dengan baik, pantainya kotor penuh sampah. Belum lagi, kegiatan-kegiatan manusia yang lain, yang mengancam kerusakan alam laut dan pantainya. Hal ini sunggguh memprihatinkan.

2. Pengambilan pasir laut

Salah satu sebab terjadinya abrasi adalah pengambilan pasir secara liar. Daratan semakin berkurang dan habis karena digerus oleh air laut.

Menjaga kelestarian laut dan pantai sesungguhnya adalah tugas kita bersama. Sebisa mungkin kita menjaganya sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT yang telah menganugerahkan kekayaan dan keindahan laut kepada kita. Jangan malah sebaliknya, kita hanya mengambil keuntungan semata tanpa memperhatikan kelestariannya,

Kerusakan biota laut dan pantai banyak disebabkan karena ulah manusia. Pengambilan pasir pantai, karang di laut, pengrusakan hutan bakau, merupakan kegatan-kegiatan manusia yang mengancam kelestarian laut dan pantai. Terjadinya abrasi yang mengancam kelestarian pantai disebabkan telah hilangnya hutan bakau di sekitar pantai yang merupakan pelindung alami terhadap gempuran ombak.

Cara Melestarikan Laut dan Pantai Indonesia

Melihat potensi kerusakan alam di atas, maka kita harus melakukan upaya untuk melestarikan laut dan pantai dengan cara:

1) Melakukan reklamasi pantai dengan menanam kembali tanaman bakau dan tanaman sejenis di areal sekitar pantai.

2) Melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di dasar laut, karena karang merupakan habitat ikan dan tanaman laut.

3) Melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari ikan.

4) Melarang pemakaian pukat harimau untuk mencari ikan.

Dengan melaksanakan upaya-upaya di atas semoga bisa menjadi salah salah satu cara mensyukuri nikmat Allah SWT. Sehingga anugerah Allah SWT berupa laut dan pantai di sekitar kita dapat terjaga dan kita tetap bisa menikmatinya.


Sumber :

1. www.nationalgeographic.co.id
2. www.hijauku.com
3. www.bpn.go.id
4. www.wikipedia.org
5. www.ntb.bkkbn.go.id


No comments for "Penyebab Kerusakan Laut dan Pantai Indonesia dan Upaya Menjaganya"

Berlangganan via Email