Widget HTML Atas

Menanam dan Merawat Pohon dengan Cinta

merawat pohon

Menanam dan Merawat Pohon dengan Cinta. Indonesia dikenal dengan kekayaan sumber daya alamnya. Indonesia memiliki tanah yang subur dan air yang melimpah. Kesuburan tanahnya menjadikan berbagai jenis tanaman dapat tumbuh dengan cepat dan subur.

Hutan yang terhampar di Indonesia ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki kesuburan tanah yang luar biasa. Begitu suburnya tanah Indonesia, sampai diibaratkan seperti Tanah Surga, yang jika tongkat kayu saja yang ditancapkan di bebatuan, dapat tumbuh menjadi tanaman. Itulah Indonesia.

Menanam dan merawat pohon adalah upaya melestarikan alam

Sebagai bangsa yang dianugerahi kesuburan tanah dan air yang melimpah maka sepatutnya kita bersyukur. Bagaimana cara kita bersyukur dengan anugerah ini? Salah satu caranya adalah dengan menanam dan merawat pohon. Kegiatan merawat pohon yang ada menurut blognya mbak Linda di halamansekolah.online di sebut sebagai adopsi hutan. Suatu upaya menjaga kelestarian hutan.

Kelihatannya sederhana, tapi ini bisa menjadi sebuah langkah untuk mensyukuri nikmat Allah dan cara melestarikan lingkungan. Ya, kita bisa menanam dan merawat pohon atau tanaman hias di sekitar rumah atau di sekitar lingkungan kita.

Bicara tentang menanam pohon itu mudah, yang sulit dan berat adalah mempraktikkannya. Kenapa seperti itu? Karena jarang dari kita yang mau melakukannya. Jangankan menanam, merawat saja kadang kita enggan. Oleh karena itu, agar menanam pohon itu tidak sulit dan berat maka kali ini kita akan belajar bagaimana menanam pohon yang mudah dan gampang di lahan tanah.

Tips Menanam dan Merawat Pohon

Pertama adalah mencari lahan.

Lahan yang akan ditanami harus jelas kepemilikannya. Lahan tersebut bisa milik sendiri atau milik umum (jika diizinkan). Artinya lahan yang dipilih harus dijamin tidak akan berubah peruntukkannya dalam jangka panjang. Dan tidak menimbulkan sengketa dikemudian hari. Jika tidak tersedia lahan bisa menggunakan media pot.

Kedua, memilih bibit pohon yang tepat.

Setelah ditemukan lokasi yang cocok, langkah berikutnya adalah memilih jenis bibit yang akan ditanam. Jenis-jenis yang akan ditanam adalah sesuai dengan kondisi lahan, peruntukan dan fungsi bagi lingkungan. Bila ingin lingkungan kita teduh maka pilihlah jenis pohon yang daunnya rindang dan perawakannya besar seperti Trembesi, Flamboyan, Kersen atau Beringin. Pada lahan yang kurang subur, pohon Sengon dan Akasia bisa bertahan hidup.

Ketiga, membuat lubang tanam.

Bibit yang sudah dipilih, kini saatnya siap ditanam. Sebaiknya menyediakan lubang tanam yang dibuat sehari sebelum penanaman. Langkah ini dilakukan agar suhu udara didalam dan diatas permukaan tanah tempat penanaman stabil sehingga dapat membantu mengurangi stess pada tanaman. Tanaman yang stress akan sulit beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Lubang tanam dibuat minimal 20 cm x 20 cm (sesuai besar bibit) dengan kedalam 30 cm-40 cm (sesuai media dan bentuk akar ). Pada awal penanaman perlu ditambahkan pupuk kandang atau kompos untuk membantu menambah hara atau nutrisi bagi “penghuni baru” bumi.

Keempat, waktu menanam.

Pelaksanaan penanaman sebaiknya dilakukan mulai jam 07.00 – 09.00 dan 17.00 – 18.00, karena pada jam-jam tersebut suhu permukaan tanah tidak terlalu tinggi dan stabil sehingga dapat menghindari stres pada bibit tanaman. Apabila tidak memungkinkan menanam pada waktu tersebut dapat dilakukan pada jam yang lain, namun setelah ditanam segeralah membuat naungan untuk menghindari terik matahari yang menerpa bibit yang dapat membakar hijau daun tanaman. Bibit yang terbakar terik matahari menyebabkan klorofil daun tidak dapat melakukan fungsinya dalam proses fotosintesis dan menyebabkan tanaman bisa mati dalam waktu cepat.

Kelima, menanam bibit pohon.

Bibit yang akan ditanam terlebih dahulu dilepaskan dari kantung-kantung media tumbuhnya (polybag ) kemudian ditanaman bersama media tumbuhnya. Saat melepas polybag perlu tindakan yang hati-hati agar media tumbuhnya tidak rusak, Tanaman ditempatkan pada posisi tegak agar proses pertumbuhan dapat berkembangan dengan baik dan bila perlu disanggah dengan bambu. Lalu tutup lubang tanaman dengan memasukkan tanah galian dan menekan secara perlahan di sekeliling tanaman sampai bibit dapat berdiri dengan baik. Lalu berdoalah agar Allah menjaga dan menghidupkan tanaman kita.

Keenam, rawatlah dengan cinta.

Merawat sama pentingnya dengan menanam. Maka setelah menanam seharusnya adalah merawatnya. Yakni dengan menjaganya dari gulma, semak, alang-alang, hama, kebakaran, tangan manusia dan gangguan lain agar ruang tumbuh tanaman dapat berkembang dengan baik. Selain itu, jangan biarkan tanaman kekurangan gizi. Berilah kebutuhan pokoknya dengan menyiramnya dengan rutin, memberi pupuk yang sesuai dan memberi perhatian. Perawatan bibit pohon bisa dilakukan sampai tanaman berumur 2 tahun. Umumnya pohon di atas umur 2 tahun sudah bisa survival dan hidup mandiri dari alam, namun tetap dijaga dari unsur perusak.

Demikian tips-tips menanam dan merawat pohon. Semoga kita bisa mempraktikkannya. Akhirnya, semoga melalui tangan-tangan dingin kita akan tumbuh pohon-pohon yang bermanfaat bagi kita dan makhluk hidup yang lainnya.

Sumber :
1. https://suetoclub.wordpress.com/ 
2. www.hijauku.com

14 comments for "Menanam dan Merawat Pohon dengan Cinta "

  1. Jadi teringat dulu saat menanam pohon, bapak suka ingetin di pagi atau sore. Kata bapak itu di saat tumbuhan belum "memasak" . Bahasa ilmiahnya fotosintesis ya mas

    ReplyDelete
  2. Saya paling ga betah jika harus bercocok tanam, hehehe..tapi salut sama.orang yg gemar bercocok tanam setidaknya memberi sumbangsih akan pelestarian alam

    ReplyDelete
  3. Ada yang penting daripada menanam yaitu merawat tanaman ya kak...jangan sampai uda ditanam ditinggal ya 😅

    ReplyDelete
  4. Eh aku baru tau, kalo mindahin taneman itu ada waktu tertentu juga. Soalnya daku udah berapa kali nih ngalamin pohon mangga, dipindahin dari pot. Eh mati dong, kak. Kayanya faktor waktu sama kurang hati-hati juga

    ReplyDelete
  5. Kalau semuanya dilakukan dengan cinta dan dengan sepenuh hati, pasti tanaman bakal tumbuh dengan baik ya kak

    ReplyDelete
  6. di rumah ayah saya rajin banget nih ngerawat pohon, lagi di luar kota aja ditelponin terus untuk nyiram taneman jangan sampai mati hihi. emang bener ya merawat itu harus pakai cinta. makanya ayah saya inget pohonnya terus mau dimana pun juga, karena itu tadi pakai rasa sayang nanemnya.

    ReplyDelete
  7. Lahannya ga ada .. ditambah ga mau repot ngerawat... alhasil beli tanaman plastik...hiks

    ReplyDelete
  8. Merawatnya yang susah kalau buat saya heehe

    ReplyDelete
  9. Aku sering gagal nih kalo menanam pohon. Pernah nanam pohon cabe. Dari belasan pohon, yg bertahan cuma satu

    ReplyDelete
  10. Menanam pohon itu penting banget, sebab tanpa pohon bagaimana kita bisa bernafas

    ReplyDelete
  11. Bener nie kan harus dengan penuh cinta, aku kurang cinta sepertinya jadi kemarin nanam pohon mati.

    ReplyDelete
  12. Penting banget nih infonya dishare, agar makin banyak yg tahu soal bagaimana merawat pohon dengan cinta, krn masih ada yg abai thdp isu hutan

    ReplyDelete
  13. Jadi saat menanam pohon waktu juga kudu diperhatikan ya agar tepat dan tumbuh dengan baik

    ReplyDelete
  14. Jadi gak selalu benar ya kak, tangan yang dingin jika menanam langsung bisa tumbuh. Asal ada niat mau nanam dan tau tipsnya semua bisa menanam pohon.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak yang positif. Salam blogger!

Berlangganan via Email