Menikmati Senja di Pantai Losari



Beberapa waktu yang lalu, saya berkesempatan mengunjungi Kota Makassar. Dalam rangka ikut menghadiri penerimaan penghargaan Kota Layak Anak 2019. Persisnya sebagai ‘pengawal ibu negara’ menerima penghargaan di Four Point Sheraton Hotel Makassar.

Nah, dasar saya orangnya juga suka traveling,muncul deh insting untuk mengeksplore Kota Makassar. Ibarat pribahasa sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Di sela-sela agenda utama, disusunlah planning untuk sekalian berkunjung ke ikon wisatanya Makassar.

Setelah tiket pesawat di tangan. Tinggal cari hotel untuk penginapan. Untuk perjalanan kali ini kami memilih pesawat ekonomi Lion Air sedangkan untuk pulangnya menggunakan Sriwijaya Air. Setelah mempertimbangkan jarak dan waktu, kami memilih hotel yang terdekat dengan Pantai Losari. Salah satu tujuannya adalah agar kami bisa mengeksplore wisata di Kota Makassar.  Salah duanya adalah hotel di sekitar Losari sangat banyak dan harga bervariatif. Salah tiganya harganya terjangkau untuk kantong kami. He he he…


Singkat cerita, pesawat yang kami tumpangi mendarat di Sultan Hasanuddin Airport sekira pukul 11.00 dan langsung menuju hotel. Tiba di hotel pukul 12.30. Setelah beristirahat, sholat, dan makan. Kami jalan-jalan, menikmati senja di sepanjang Pantai Losari. Ohya, jarak hotel kami dengan pantai kurang lebih 200 meter. Sebenarnya ada beberapa hotel yang lebih dekat dengan pantai. Tepatnya di sepanjang jalan penghibur. Dengan view langsung menghadap pantai.

Setibanya di kawasan Pantai Losari, sejenak saya berpikir dan bertanya sendiri dalam hati “Oh, ini kah yang namanya Pantai Losari? Terus mana pantainya? Mana hamparan pasirnya?” sambil terus menyusuri pantai dan lautan. Maklum, kami yang dibesarkan di daerah pesisir pantai utara. Jika disebut pantai, bayangan kami adalah hamparan pasir di tepi laut. Nah, di sini kami tidak menemukannya.

Mungkin dulu pernah ada sebagaimana bayangan saya. Namun sekarang tinggal namanya. Pantainya sudah berubah menjadi beton-beton penangkis ombak yang menjorok ke laut. Dan memang benar, Pantai Losari sudah direklamasi menjadi daratan. Dan sudah disulap menjadi ikon wisata yang indah. lengkap dengan spot-spot untuk berswafoto. Berupa anjungan-anjungan kota yang ada di Makassar. 


Sepanjang Losari Beach ini anda bisa menikmati keindahan Pantai Losari, Masjid Amirul Mukminin (Masjid terapung), Masjid 99 kubah, anjungan Bugis, anjungan Toraja, Anjungan Mandar, dan lain-lain. Puas berfoto-foto, sebelum pulang, sayang jika tidak membawa oleh-oleh. Maka kami menyempatkan membeli oleh-oleh di sepanjang jalan Somba Opu. Lokasinya tidak jauh dari Pantai Losari. Eits, jangan lupa cicipi juga makanan khas Makassar, Coto Makassar. Bumbu rempahnya berasa banget! Pokoknya maknyus!


0 Comments