Bagaimana Sensasi Camping dan River Tubing di Poncokusumo Malang?




Bagi anda yang pengen ngisi liburan akhir pekan dan hobi olahraga di alam terbuka, kegiatan ini mungkin bisa masuk dalam daftar weekend anda. Ya, camping dan river tubing. Salah satu tempat yang saya rekomendasikan untuk camping dan river tebing adalah camping di Ledok Ombo Poncokusumo dan river tubing di aliran sungai Wringinanom Poncokusumo. Sungai yang merupakan terusan dari air terjun Coban Pelangi.


Untuk weekend kali ini saya bersama teman-teman Backpacker Tuban menjajal camping dan river tubing di daerah Malang. Kenapa memilih Malang? Salah satu alasannya karena Malang masih sejuk. Udara yang segar dan sejuk membuat Malang menjadi salah satu kota destinasi wisata alam di daerah Jawa Timur

Melihat lokasi yang berada di kaki Gunung Semeru, sekitar jalur  Poncokusumo, sangat banyak lokasi wisata yang menawarkan camping ground dan river tubing. Jasa pemandu wisata dan penyedia olahraga ekstrem ini pun tidak cuma satu.  Salah satu yang membersamai kami adalah Banyumaro Adventure.


Camping di Ledok Ombo. Untuk sampai ke lokasi Ledok Ombo Camping ground cukuplah mudah. Jika anda sudah tiba di Malang Kota, langsung ambil jalur menuju Tumpang. Kemudian menuju jalur Poncokusumo. Ketika sampai di  perempatan Jl. Raya Belung dan  Jl. Raya Coban Pelangi, ambil jalur jalan raya Belung. Kemudian belok kiri menuju jalan raya Wonorejo. Lihat papan penunjuk arah, anda akan sampai ke lokasi. He he..


Bagi anda yang membawa kendaraan roda empat, jangan khawatir, anda dapat mengendarainya hingga ke lokasi camping. Ledok Ombo Camping ground memiliki area parkir yang cukup luas. Fasilitas juga sudah lumayan bagus. Ada kamar mandi, toilet, musholla, dan warung-warung. Di sekitar lokasi juga ada cafĂ©, rumah pohon yang disewakan, juga area outbound. Di bawah area camping juga mengalir air sungai yang jernih dan sejuk. Dan anda dapat mendirikan tenda di antara pohon-pohon  pinus. Asyik bukan? So, Ledok ombo sepertinya juga recommended untuk camping ceria bersama keluarga dan anak-anak. 

rumah pohon

cafe pinus

Setelah semalam camping, paginya dilanjutkan dengan river tubing. Untuk river tubing ini kami dipandu oleh Banyumaro Adventure. Lokasinya tidak jauh dari lokasi Ledok ombo. Perjalanan sekitar 15 menit dari Ledok ombo. Tiba di basecame ini anda dapat memarkir kendaraan, beristirahat di bale-bale, atau bergantu baju. Di basecame juga sudah tersedia toilet, musholla, dan ruang menyimpan barang-barang. 


Setelah persiapan, breafing dan berdoa, kami di-loading menuju lokasi start point. Keseruan river tubing pun dimulai. Dengan dipandu empat guide/rescue team (kalo tidak lupa namanya Mas Solik, Riza, Dyan, dan Yudi) kami bertujuh menyusuri sungai. Dengan boat dari ban karet yang besar, kami meluncur satu persatu. Meliuk-liuk mengikuti arus sungai yang deras. Kadang menabrak bebatuan, menerjang arus yang curam, bahkan saking deras dan curamnya, beberapa di antara kami ada yang terbalik dan terbawa arus. Tentu anda tidak perlu khawatir, karena tim penyelamat sudah siap siaga.


Sekitar 1,5 jam pengarungan dan bermain-main dengan air, kami berhenti di sebuah pos. Di pos ini kami dimanjakan dengan suguhan teh hangat dan gorengan. Ada pisang goreng, tempe, bakwan, dan ubi goreng. Dalam keadaan masih basah dan kedinginan, kami melahap menu yang disediakan. Tuntas!
 
Kurang lebih tiga jam, pengarungan river tubing pun usai. Kami finish di 200 meter dari basecame. Setelah bersih-bersih dan ganti baju, pertemuan ditutup dengan jamuan makan siang ala masakan tradisional desa. Perjalanan selesai. Kami berkemas dan meluncur pulang.


Ohya, kalau anda ingin river tubing bersama Banyumaro Adventure, anda bisa contact Mas Galuh. Nomer Hp-nya 0812 3509 0613 (kalo belum ganti). Banyumaro Adventure banyak menyediakan fasilitas dan paket wisata alam. Misalnya untuk paket river tubing 3.5 KM, dengan fasilitas welcome drink, perlengkapan River tubing (Ban, Pelampung, Helm), briefing Pengarungan, rescue team (5-8 orang), snack dan minuman hangat pada rest area di tengah-tengah pengarungan, shutle start,loading ke area start point, makan siang khas menu desa tradisional, souvenir sticker, dan bonus documentasi foto, kami diberi harga 125.000/pax. Nggak tau kalo sekarang naik, he he… atau dapat bonus yang lain lagi. Kalau kami sih, pengennya dapat bonus pengarungan yang lebih panjang lagi he he… 


Oke gaes, kalau anda punya pengalaman river tubing yang tidak kalah serunya. Silakan berbagi di komentar. Semoga bermanfaat!

Khawatirlah dengan Anak Remaja Kita!



Mendidik anak remaja membutuhkan ilmu dan proses yang tidak mudah. Butuh kesabaran, ketegasan, kelembutan, pendampingan, bimbingan dan pengawasan yang maksimal. Khususnya bagi ayah bunda yang memiliki anak perempuan. Biasanya kekhawatiran dan proteksinya sangat tinggi. Seharusnya memang demikian. Justru kurang tepat jika ada orang tua tidak mempunyai rasa khawatir dan proteksi yang tinggi terhadap anak gadisnya.

Orang tua harus sadar bahwa bahaya selalu mengintai anak-anak remaja. Hal yang berbahaya itu salah satunya adalah pergaulan bebas. Pergaulan bebas di sini saya persempit artinya dengan sex bebas atau free sex.

Pergaulan bebas seperti apakah itu? Kapan orang tua harus lebih waspada ?

Segala bentuk kontak fisik atau yang menyebabkan terjadinya kontak fisik dengan lawan jenis di luar nikah termasuk kategori pergaulan bebas. Jika anak remaja kita sudah mulai berani chatingan dengan lawan jenis, 'berduaan' dengan lawan jenis, dan lain-lain. Maka sebagai orang tua harus mulai waspada.

Karena bisa jadi awal musibah terjadinya sex bebas (hubungan intim di luar nikah) terjadi karena orang tua menganggap biasa atau wajar. Orang tua diam, tidak memberikan bimbingan dan pemahaman terhadap anak remajanya yang melakukan telpon dan chat dengan lawan jenis. Padahal ketika orang tua demikian,  anak akan mengartikan sebagai 'lampu hijau' untuk melakukan tindakan yg lebih jauh. Sekali lagi orang tua harus hati-hati dan khawatir terhadap anak remajanya.

Seperti apa yang dilakukan anak remaja saat ini terkait hubungan dengan lawan jenis?

Anak remaja cenderung memiliki rasa ingin tau yang besar terhadap sex. Sehingga pada fase ini mereka harus mendapatkan bimbingan pemahaman dan pendampingan yang baik. Tentang agama, tentang sex dan hubungan lawan jenis. Jika tidak mendapatkan pendidikan tentang hal tersebut, mereka akan berpetualang dengan caranya sendiri. Yang bisa jadi salah dan terjerumus ke hal-hal menyimpang.

Remaja yang kurang bimbingan dan pengawasan akan menjadi petualang untuk memuaskan rasa ingin tahunya. Mereka mulai mencoba-coba membuka situs porno dari laptop atau handphone, menyukai dan menyimpan hal-hal berbau porno. Seperti gambar, cerita, lagu, dan lain-lain yang berbau porno.

Jika gejala ini tidak terdeteksi dan tertangani, akan berlanjut dengan fantasi seksual yang lebih jauh. Bahkan bisa terjadi prilaku sex yang menyimpang.

Bila rasa ingin tahunya semakin kuat dan nafsunya semakin tidak terkendali, mereka mulai mencari pelampiasan dengan lawan jenis. Awal mulanya mungkin hanya dari sekadar chat dan telpon biasa. Berikutnya mulai mengarah ke hal-hal yang berbau porno. Bahkan ada yang berani saling memperlihatkan organ intimnya masing-masing melalui chat atau video call. Mengerikan bukan ?

Sampai seperti ini, ternyata masih ada orang tua yang belum sadar dengan apa yang diperbuat anak remajanya. Lampu hijau lagi buat mereka. Mereka mulai berani mengikat janji, istilahnya mungkin pacaran. Disinilah awal terjadinya petaka itu. Dari sekadar ketemuan, ngobrol biasa hingga ngobrol ke hal yg nyrempet-nyrempet ke pornoaksi. Akhirnya perbuatan mesum pun tidak dapat terhindarkan. Bahkan hingga hamil di luar nikah. Naudzubillahi mindzalik

Banyak faktor sebenarnya yang memengaruhi terjadinya hal di atas, mungkin di kesempatan lain saya akan ulas. Tapi setidaknya bagi para ayah bunda hendaknya tidak lengah, tetaplah waspada. Seringlah mengontrol dan memeriksa history, chat dan history call di handphone putra putrinya. Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan, ajaklah bicara dan berikan pemahaman.

Selain itu, berhati-hatilah memberikan ijin keluar kepada anak. Bila perlu jangan berikan ijin keluar jika tidak jelas urusannya. Termasuk ijin menginap di rumah teman, saudara, atau famili. Jika pun harus keluar atau menginap, pastikan dalam pantauan dan pengawasan yang baik. Sekali lagi, khususnya bagi orang tua yang mempunyai anak gadis, harus ekstra ketat pengawasannya. Walaupun ijinnya hanya sebentar atau menginapnya hanya sehari, pastika bersama orang-orang yang baik dan dapat dipercaya. Jadi, orang tua juga harus kenal dan tahu, siapa teman-teman anak remaja kita. Gali informasi tentang akhlak mereka.

Semoga bermanfaat. Quu anfusakum waahlikum naaron  "Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka" Semoga kita dan keluarga kita terhindar dari api neraka. Yuk, jaga anak2 kita dan doakan anak-anak menjadi anak yg solih-solihah serta dijaga oleh Allah. Aamiiin
...

By: Masruhin Bagus