Widget HTML Atas

Budikdamber ; Ternak Ikan Lele dan Tanam Kangkung dalam Ember

budikdamber

Budikdamber ; Ternak Ikan Lele dan Tanam Kangkung dalam Ember. - Istilah budikdamber sempat ramai dan viral dibicarakan. Yaitu budidaya ikan lele dan tanam kangkung dalam ember. Sering disingkat dengan Budikdamber. Video-video yang mengulas bagaimana ternak lele dan tanam kangkung dalam ember semakin banyak. Sehingga banyak orang yang tergoda untuk mencobanya.

Ini merupakan ide kreatif. Bahkan bisa juga menjadi alternatif pekerjaan bagi lulusan SMA. Seperti ditulis Mbak Ida Raihan dalam blognya. Selain itu juga dapat menjadi solusi bagi anda yang ingin hiburan di rumah, memanfaatkan lahan sempit, pembelajaran buat anak, latihan bertanam dan beternak ikan. Saya merekomendasikannya.

Nah, seperti apakah Budikdamber ini ?

Sebenarnya sudah banyak yang mengulas budikdamber ini di internet. Tetapi kalau anda belum pernah dengar dan tahu tentang ini, silakan lanjutkan membacanya.

Budikdamber adalah budidaya ikan lele dan kangkung dalam ember. Memelihara ikan lele dan tanam kangkung sekaligus dalam satu ember. Jika beruntung seseorang bisa memanen ikan dan juga memanen kangkung sekaligus. Konon penemu budikdamber ini adalah seorang dosen budidaya perikanan dari Politeknik Negeri Lampung, bernama Juli Nursandi.

Mengapa ikan lele yang dipilih? Karena ikan lele adalah ikan yang paling tepat. Karena termasuk ikan yang kuat bertahan hidup di lahan sempit dan air yang keruh (rendah oksigen). Ya, lele lebih kuat dibanding ikan lain yang banyak dibudidayakan seperti ikan Nila, Patin, Gurame, atau ikan gabus.

Sedangkan kangkung juga termasuk tanaman sayur yang mudah hidup. Termasuk di atas air. Dengan media air kolam dalam ember, kangkung dapat tumbuh dengan subur dan bisa dipanen berkali-kali. Tanaman kangkung dalam ember ini bisa dikategorikan sayuran organik. Tentunya lebih sehat dibanding sayuran yang menggunakan pupuk kimia.

Bahan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat budikdamber?

Bahan yang diperlukan adalah ember plastik besar, diameter 50-60 cm dan tinggi sekitar 80 cm. Gelas plastik minum, kran plastik, bibit ikan lele, dan bibit kangkung, serta pakan ikan. Dan yang paling penting ada airnya. He. He.

Cara membuatnya cukup mudah. Siapkan alat bor dengan mata bor khusus untuk lubang. Bor ini digunakan untuk melubangi tutup ember sebagai tempat gelas tanam kangkung. Lebar lubang menyesuaikan gelasnya. Jumlah lubang menyesuaikan dengan lebar tutup ember. Lubang yang tengah dibuat lebih lebar untuk mengisi air dan memberi makan ikan.

Setelah selesai, berikutnya membuat media tanam kangkung. Sebagaimana membuat tanaman hidroponik, kangkung dapat disemai di media rokckwol atau sejenisnya, setelah tumbuh dipindah ke gelas, yang sebelumnya sudah dilubangi bawahnya untuk tempat keluarnya akar.

Agar memudahkan dalam pembuangan kotoran ikan, ember diberi kran pembuangan. Jika sewaktu-waktu akan menguras atau membuang kotoran tinggal diputar. Kran diletakkan paling bawah ember agar kotoran yang mengendap dapat terbuang semuanya.

Kemudian, bagaimana cara memulai budidaya lelenya?

Jika semua bahan sudah siap tersedia, langkah selanjutnya isi ember dengan air ketinggian 60 cm, diamkan air selama 2-3 hari, lebih bagus diberi probiotik, agar tumbuh plankton-plankton yang berguna untuk makanan ikan. Kemudian masukkan bibit lele ukuran 5-9 cm. Jumlahnya maksimal 50 ekor dalam setiap ember. Beberapa orang menyarankan 50-100 ekor. Tetapi menurut saya, agar ikan dapat tumbuh dengan sehat hingga siap dikonsumsi, maksimal isinya 50 ekor saja.

Langkah berikutnya, tutup ember dengan tutup ember yang sudah diberi lubang. Masukkan gelas-gelas yang sudah ada tanaman kangkung pada lubang-lubang tutup ember, pastikan tanaman kangkung tidak tenggelam semuanya, yang penting kangkung dapat tumbuh dari air kolam lele.

Terakhir, perawatan dan pemeliharaan. Untuk pemberian pakan ikan, patokannya adalah sepertiga dari berat badan ikan. Tidak boleh terlalu kenyang juga tidak boleh kurang. Ikan lele merupakan jenis ikan kanibal. Ikan akan saling memakan jika kelaparan. Sehingga, sebisa mungkin pas takaran pakannya.

Demikian cara sederhana budidaya ikan lele dan tanam kangkung dalam ember. Selamat mencoba, semoga berhasil. Jika belum berhasil, belajar lagi dan coba lagi. Tetap kreatif untuk ketahanan pangan di tengah pandemi.

19 comments for "Budikdamber ; Ternak Ikan Lele dan Tanam Kangkung dalam Ember"

  1. Wah lagi trend ya ini budikdamber, btw mau tanya kak itu kalo nguras air di ember lele berpa hari sekali ya? soale tante sy belajar budikdamber ga ada seminggu pada mati deh lelenya katanya sih harus rajin dikuras airnya apa bener ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saran saya kalo ikan sudah umur 1 bulan lebih, bisa 1-2 hari sekali dibuang endapan kotoran nya, dan ditambah air baru.

      Delete
  2. ternak lele ini emang lagi getol-getolnya ya? saya ada tetangga juga lagi ternak lele. terus di rumah ortu di jakarta juga ada penyuluhan dari lurah untuk ternak lele. sampai datang ngajarin cara ternak lele. wah tapi jadi bagus sih, bisa memudahkan kita untuk semakin kreatif nih, apalagi di masa pandemi gini.

    ReplyDelete
  3. ka masruhin baru aja aku ngmgin ini sama suami..semenjak tinggal di jakarta lahan sempit gini pengen bgt nambah yg ijo2 lagi..nah melihara ikan sama tanaman di ember kaya cucok. Namun, ikannya bisa diganti ga ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum pernah coba ikan lain. Tapi ikan nila mungkin bisa dicoba

      Delete
  4. huhuhuh aku ga berani ternak lele , tapi memang sekarang sedang trend ya ternak lele dalam ember , sekaligus tanam kangkung ya.

    ReplyDelete
  5. Wow. Kangkungny ditumis tauco, dipedesin, terua lelenya digoreng. Jadi dah sepaket lauk, gak perlu beli lagi.

    ReplyDelete
  6. Sempet liat video tentang budidaya lele di ember ini. Kerjasama antara anaknya yang budidaya lele dan Ibunya yang budidaya kangkung jadi duet maut banget ya. Liatnya seru banget

    ReplyDelete
  7. Baru tahu saya nih ikan lele termasum kanibal juga. Seperti rayap, hehehe. Maklum saya kerjanya di bidang perayapan. Pengen banget nanam kangkung biar bisa makan sayur tiap hari.

    ReplyDelete
  8. Memang lagi trend banget ini ya mas. Bahkan saya sudah sering liat di pelataran masjid di kota saya. Lalu di sekolah anak-anak kami juga.. gurunya udah mulai budidaya ikan lele dalam ember.

    ReplyDelete
  9. Keren banget nih idenya kak, beternak sekalian bercocok tanam kangkung, pas panen pasti dapetnya dobel, panen lele dan panen kangkung. Mesti coba jg nih di rumah

    ReplyDelete
  10. Menarik kak, kankungnya bisa diambil ikannya bisa jadi lauk. Untuk penempatan sebaiknya ditaruk dimana ya kak. Pernah melihara lele, buat kolam dilapisi terpal. pas musim panas banyak yang mati.

    ReplyDelete
  11. Budikdamber ikanlele lagi trend sekarang ya bang, ini namanya Double Kill sayur dan ikan bisa lansung dipanen bersamaan

    ReplyDelete
  12. Cocok banget nih buat budidaya di rumah yg lahannya sempit.

    ReplyDelete
  13. Budikdamber nih keren ya kak, bisa jadi solusi di masa pandemi gini biar nggak bosan makan ntidur terus. Paket lengkap nih sayur dan lauk

    ReplyDelete
  14. New ideas ini, aku belum pernah berpikiran budidaya ikan lewat ember, termasuk sayuran. Jadi ingin coba deh

    ReplyDelete
  15. Kalau yang rajin dan kreatif mungkin bisa ikutan bikin..kalau yang mau instan...sekaramg udah banyak juga yang jual ember utk budidaya ini kak

    ReplyDelete
  16. Hemat ruang ya kak kalau hanya di ember gini. Saya baru tau malahan ada istilah budikdamber gini

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak yang positif. Salam blogger!

Berlangganan via Email