Masjid Putrajaya dan Pasukan Berjubah Merah




Jika melihat foto ini, bagi yang belum tahu, pasti mengira ini adalah sebuah masjid. Karena ada kubah di atas gedung tersebut. Ternyata salah. Ini adalah pusat pemerintahan federal di Malaysia. Di gedung ini juga merupakan Kantor Perdana Menteri Malaysia di Putrajaya. Jika lagi berkunjung ke Malaysia, boleh keliling-keliling (bahasa Malaysia : pusing-pusing) di sekitar Putrajaya. 



Di depan gedung ini terdapat lapangan atau semacam alun-alun berbentuk lingkaran. Di tengah terdapat bendera-bendera. Di sebelah kiri terdapat Masjid yang berdiri megah. Nama masjidnya Masjid Putra Putrajaya. Di belakang masjid terdapat danau yang bersih dan indah. sedangkan di bawah masjid terdapat pusat oleh-oleh dan foodcourt menghadap ke danau. Pengunjung dapat beristirahat sambil menikmati makanan dan minuman sambil menikmati pemandangan danau. Boleh juga pulangnya membeli cindera mata dari tempat ini.

 



Untuk foto yang di bawah ini, saya ambil dari depan foodcourt. Persisnya di bawah - sebelah kiri masjid. Menghadap ke danau. 



Ohya, masjid yang memiliki luas sekitar 1.37 hektar ini siapapun boleh masuk. Kecuali bagi pengunjung yang tidak menutup aurat. Karena masjid ini diberlakukan aturan bahwa pengunjung harus berbusana muslim atau menutup aurat. Bagaimana jika ada pengunjung yang tidak menutup aurat? Jangan khawatir, tetap bisa masuk karena petugas masjid sudah menyiapkan jubah khusus.
Bagi non muslim atau pengunjung yang tidak menutup aurat disediakan jubah berwarna merah. Setelah mendapatkan jubah merah mereka boleh masuk masuk namun hanya sampai di pelataran saja. Bagi muslim atau muslimah boleh masuk hingga ke ruang utama.

dok.nonihalimi25.blogspot.com
So, kalau anda berkunjung ke Masjid Putra Putrajaya Malaysia, melihat ada pasukan berjubah merah, bisa dipastikan itu bukan jamaah majlis taklimnya Mama Dedeh, tapi turis non muslim atau turis yang tidak menutup aurat. Karena masjid ini terbuka dan ramah untuk semua wisatawan.
 
baca juga : 5 Kiat Memakmurkan Masjid

0 Comments